Terlalu lama aku
menunggumu. Kita telah berbagi suka dan duka bersama dalam ikatan persahabatan.
Aku tau kau memiliki perasaan lebih kepadaku. Namun, kau tak kunjung memberi
kepastian padaku. Tahukah kau bahwa aku juga memiliki perasaan yang sama? Saat
ku mulai menyerah, orang lain datang memberikan ketulusan hatinya. Ku putuskan
tuk berlabuh pada hati yang lain. Namun, di saat ku mulai nyaman dengan cinta
baruku kau jstru datang membawa cintamu. Membuatku goyah.
“Aku akan pergi untuk
sementara waktu. Aku titip kalung milikku ya. Saat aku kembali nanti terserah
padamu akan mengembalikannya atau tidak.”
“Tapi kamu tahu kan kalau
aku ...”
“Aku cuma minta kamu untuk
jaga kalung itu. Ga lebih.”
Aku tahu kau tengah
menyatakan perasaanmu dan kau memberiku kesempatan tuk berfikir. Di satu sisi
aku senang. Namun, di sisi lain aku juga tak ingin menyakiti hati yang lain.
Apa yang harus ku lakukan? Haruskah aku datang padamu?

Komentar
Posting Komentar