Langsung ke konten utama

Bimbang


            Terlalu lama aku menunggumu. Kita telah berbagi suka dan duka bersama dalam ikatan persahabatan. Aku tau kau memiliki perasaan lebih kepadaku. Namun, kau tak kunjung memberi kepastian padaku. Tahukah kau bahwa aku juga memiliki perasaan yang sama? Saat ku mulai menyerah, orang lain datang memberikan ketulusan hatinya. Ku putuskan tuk berlabuh pada hati yang lain. Namun, di saat ku mulai nyaman dengan cinta baruku kau jstru datang membawa cintamu. Membuatku goyah.
            “Aku akan pergi untuk sementara waktu. Aku titip kalung milikku ya. Saat aku kembali nanti terserah padamu akan mengembalikannya atau tidak.”
            “Tapi kamu tahu kan kalau aku ...”
            “Aku cuma minta kamu untuk jaga kalung itu. Ga lebih.”

            Aku tahu kau tengah menyatakan perasaanmu dan kau memberiku kesempatan tuk berfikir. Di satu sisi aku senang. Namun, di sisi lain aku juga tak ingin menyakiti hati yang lain. Apa yang harus ku lakukan? Haruskah aku datang padamu?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adegan Terakhir

            Saat ada pertemuan pasti akan ada perpisahan. Ada saat dimana cinta datang tiba-tiba, ada pula saat dimana cinta pergi tiba-tiba. Kita hanya bisa menunggu bagaimana sang waktu akan membawa kita.             “Minha, manajer minta ketemu sama kamu sekarang.”             “Sekarang? Hari ini aku kan libur?”             “Duh... cepetan deh kesini. Dia bilang ada tawaran bagus.”             “Iya deh. Aku kesana se...”             Tut...tut...             “Kebiasaan banget orang ini.”             Malas-malasan Minha bangun dari te...